Mengingatmu adalah menyisir getir.. memilah rindu
Air mataku kini sebagai gerimis
Tak lagi hujan seperti dulu
Kau adalah satu-satunya kesempatan.. yang diberikan Tuhan pada seorang aku
Agar aku tau bagaimana jika cinta dan benci menjadi satu
Sudah kunikmati luka ini sendiri
Tapi... aku selalu butuh tanganmu untuk menyeka air mataku
Butuh pundakmu untuk sandaran saat aku lelah
Butuh bisikmu agar aku segera bangkit dari hal yang menjatuhkanku
Aku selalu butuh kamu... selalu
Kita dijauhkan oleh keadaan
Bukan karena kemauan
Tak ada yang salah diantara kita bahkan Tuhan
Aku hanya menunggu waktu
Hari dimana kita bertemu
Dan saling mengungkap rindu
09 November 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar