Ini menyedihkan...
Berada di ruangan kecil
Segala yang tak hidup kupaksa mendengar
Aku menyerupai orang yang kehilangan akal
Jalanku dihadang ketidakpastian
Harapanku diterbangkan..lalu dihempaskan
Tersangkut pada duri-duri yang melumpuhkan
Kau tau ..Aku sangat bersahabat dengan penantian
Ini salah satu keahlianku...keahlian bodoh yang kupelihara !
Seperti melawan badai dan memaksa bertahan
Ini menyedihkan...
Menertawakan air mata yang terlanjur mengalir
Menangisi segala kenangan manis yang sengaja diukir
Mengutuk setiap kepergian
Menyambut setiap yang datang, melupakan setiap trauma perpisahan
Lalu kecewa...
Setiap kisahku selalu berakhir sama
Aku harus menjadi hakim dari kesalahan yang kubuat sendiri
Ini menyedihkan...
Aku mulai lelah memulai kisah
Biarkan aku bernafas tanpa harus merasa tercekat
Melepas setiap rantai nama yang seakan menolak untuk dilupakan
Biarkan waktu yang membawaku berlabuh...dan membuatku kembali utuh
Memutus segala kesedihan yang terpendam
Karena dalam setiap perjalanan akan mengukir nama dan cerita baru
Yang hanya menggarami lukaku
Tuhan...Ini sungguh menyedihkan !
Jogja, 10 Juni 2014
Ruang 201 ,Fakultas Filsafat